Chihiro Mujahed Terus Belajar Memahami Islam

Dia masih mempelajari Islam dengan perlahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chihiro bersama suaminya terlihat bahagia. Dua sejoli ini bahu membahu melayani pelanggan restoran yang dibuka sejak pagi. Keduanya memiliki sebuah restoran Italia yang mereka beri nama Prane Pone, beroperasi enam tahun yang lalu, tepatnya mulai 2012.

Restoran Italia ini terletak di dekat Stasiun Ekoda, Tokyo. Restoran sederhana yang didominasi oleh kayu ini juga dilengkapi dengan ruang shalat. Meski tak besar, ruang shalat ini cukup untuk satu orang dan tempat berwudhu yang bersih dan nyaman.

Ruang shalat ini tidak hanya digunakan untuk pemilik restoran, tetapi juga pengunjung yang datang. Memang, di Jepang sangat sulit mencari tempat ibadah, apalagi jika Muslim terpaksa harus berada di luar rumah.

Restoran ini tentu menjadi salah satu pilihan bagi umat Islam di Jepang untuk menyantap menu khas Italia tanpa harus meninggalkan waktu shalat jika tiba waktunya.

Sebelum memutuskan menikah, Chihiro bertemu dengan suaminya, Jahangir Mujahed, di sebuah restoran Italia. Ketika itu, Jahangir sebagai pengelola, sedangkan gadis yang kelak dia persunting itu masih berstatus mahasiswa. Chihiro bekerja di sana sebagai pekerja paruh waktu.

Keduanya jatuh cinta dan memutuskan menikah meski terpaut usia yang berbeda jauh. Jahangir lebih tua 22 tahun dibandingkan Chihiro. Mereka pun memutuskan menikah tujuh tahun lalu.

Pasangan ini terlihat bahagia satu sama lain dalam menjalani kehidupannya. Saling membangun keuarga bahagia di tengah budaya yang berbeda keyakinan, mereka saling menguatkan.



Sumber: Republika.co.id
loading...