Penaklukan Siprus dan Prediksi Rasulullah

Pasukan tentara Islam merebut kekuasaan dari Romawi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Siprus berarti tembaga kualitas terbaik. Kini, wilayah itu telah menjadi Republik Siprus, sebuah negara pulau di Laut Tengah bagian timur, lebih kurang 113 km di sebelah selatan Turki dan 120 km di sebelah barat Suriah. 

Pasukan tentara Islam merebut Siprus dari kekuasaan Kekaisaran Romawi. Tepatnya, satu dekade sejak penaklukan Mesir, umat Islam berhadapan dengan Kekaisaran Romawi. Dalam persaingan itu, umat Islam berhasil menguasai Laut Tengah bagian timur, yakni Siprus, sekitar tahun 30 H (649 M), dan Rhodes pada tahun 52 H (672 M).

Pada saat itu, Kekaisaran Romawi memiliki armada angkatan laut yang hebat dan kuat di Laut Tengah. Mereka menjadi salah satu kekuatan militer terkuat di dunia pada zamannya. Maka, umat Muslim berpikir bagaimana cara melawan angkatan laut yang tak terkalahkan itu. Sejak saat itulah dibentuk armada angkatan laut Muslim. 

Inilah pasukan tentara Muslim yang pernah diungkapkan dan diprediksi Rasulullah SAW lewat hadisnya. Telah diperlihatkan dalam tidurku ada sekelompok manusia dari umatku, mereka berperang di jalan Allah dan berlayar di lautan dan keadaan mereka sebagaimana raja-raja yang penuh kegembiraan (karena lengkapnya persenjataan dan perbekalan mereka), sabda Rasulullah SAW. 

Dengan persenjataan termodern di zamannya, tentara kaum Muslimin berhasil mengalahkan Romawi dan merebut wilayah Siprus. Selain itu, prediksi Rasulullah SAW yang menyebutkan Ummu Haram akan menjadi bagian dari pasukan itu juga terbukti. Bahkan, di sanalah wanita salehah itu menjemput impiannya sebagai seorang mujahidah dan gugur di jalan Allah SWT.

Siprus merupakan salah satu kota tertua dalam peradaban manusia. Kehidupan tertua di wilayah itu diperkirakan sudah ada pada 10 ribu SM. Situs aktivitas peradaban manusia paling tua di negara itu bernama Aetokremnos yang terletak di pantai selatan.

Sedangkan, perkampungan komunitas manusia tertua di Siprus diperkirakan berasal dari 8.200 SM. Para arkeolog juga menemukan sumur air tertua sedunia di sebelah barat Siprus yang berasal dari tahun 9.000-10.500 SM.

Secara bergantian, Siprus juga dikuasai oleh peradaban-peradaban besar di dunia, seperti Yunani, Assyria, Romawi, Islam, dan pernah juga dijajah oleh Barat. Hingga kini, mayoritas penduduk Siprus Utara beragama Islam. n



Sumber: Republika.co.id
loading...