Andai Masih Ada Kesempatan Untukku

ANDAI masih ada kesempatan untukku, aku akan meminta yang mungkin untuk sebagian teman-temanku tidak mungkin akan dikabulkan-Nya. Tidak, aku yakin Pencipta-ku tidak akan membiarkan doaku berlalu seperti angin.

Malam ini, di tengah kekosongan waktu, hidup, hati dan jiwaku, bolehkah aku meminta pada Rabb-ku? Kusadari aku hanyalah seorang pensiunan mendadak dari pekerjaan yang begitu hina dan kotor. Wanita penghibur. Ya, itulah aku.

Perut yang semakin hari semakin besar ini telah berhasil melepaskan ku dari kehidupan gelap itu. Sejujurnya, bukan hanya karena mengandung ini aku berhenti dari pekerjaan itu. Dulu aku pernah ingin mengakhiri semua itu, namun apalah dayaku menghadapi wanita tua yang kejam bersama para ajudan-ajudannya. Meninggal, mungkin itulah yang akan terjadi padaku.

Sudahlah, lupakan cerita masa laluku itu. Entah mengapa, aku bersyukur akan kesalahan ini (hamil). Pekerjaan ku tak membutuhkan wanita sepertiku lagi, karena perut yang membuncit ini. Alhamdulillah.. malaikat kecil ini menyelamatkanku. Aku dikeluarkan 8 bulan lalu dari rumah yang penuh kerlap-kerlip lampu dan musik yang sampai saat ini tidak aku mengerti iramanya.

Saat ini, saat calon manusia kecil ini genap berusia sembilan bulan dalam istana rahimku. Aku masih dengan permintaan yang sama, yang tidak akan pernah aku ubah sekalipun nyawaku akan menjadi taruhannya kelak. Aku akan tetap menyampaikan permintaanku ini pada Illahi Rabb-ku.

Adalah dua doa Nabi yang aku temukan saat sedang menunggu antrean pemeriksaan kandungan enam bulan lalu. Doa Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim untuk mendapatkan anak yang baik dan saleh.

"Ya Rabb-ku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." (Ali-Imran 3:38)

"Ya Rabb-ku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh." (Ash-Shaffat 37:100)

Dua doa ini yang selalu kupanjatkan dalam tiap sujudku. Allah,, aku sadar aku bukanlah wanita saleh seperti istri-istri Rasulullah. Aku pernah kotor, berada dalam kegelapan dan seakan menutup mata dari cahaya-Mu. Beri aku satu kesempatan untuk meminta yang terbaik dalam hidupku, keturunan yang baik yang akan menjadi tabungan kudi JannahMu kelak. [Chairunnisa Dhiee]



Sumber: Inilah.com
loading...