Mereka yang Paling Dekat dengan Rasulullah Kelak di Surga

Akhlak mulia merupakan inti dari ajaran Rasulullah SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Orang yang paling dekat kedudukannya dengan Rasulullah SAW adalah yang paling bagus akhlaknya. Untuk itu umat Islam dituntut berakhlak mulia demi mendapat ridha Allah SWT. Pernyataan tersebut disampaikan pendakwah, Habib Abdurahman al-Habsyi.   

"Saat Rasulullah ditanya tentang akhlak baik, beliau menjawab, "Engkau sambung silaturahim kepada orang yang memutusnya, engkau maafkan orang yang menzalimimu, dan memberi kepada orang yang tidak mau memberi kepadamu," kata Habib Abdurahman saat menyampaikan pesan hikmahnya kepada Republika.co.id, Jumat (13/12).

Masih mengutip sabda Nabi Muhammad, Habib mengatakan, dalam kehidupan sosial dan keagaman umat Islam mesti memperlakukan orang lain sebagaimana apa yang mereka harapkan ingin diperlakukan sama karena itupun akhlak mulia.

"Jika tidak suka disakiti, jangan menyakiti orang lain. Jika tidak mau ditipu orang lain maka janganlah menipu orang lain, jika tidak suka disepelekan  jangan sepelekan orang lain," ujarnya.

Habib mengatakan, orang beriman itu menjadi cermin untuk orang beriman lainnya, inipun melahirkan akhlak mulia. Karena, akhlak mulia yang paling rendah adalah menyembunyikan kejahatan yang dilakukan orang terhadap dirinya dan yang paling tingginya adalah melupakan kebaikan diri yang membuat orang lain bahagia.

"Jika engkau ingin tahu akhlak seseorang, letakkan kekuasaan di tangannya lalu lihat apa yang dilakukan dengan kekuasaannya itu," katanya.

Dia menegaskan, agama itu bukan angan-angan tetapi akhlak mulia, bagaimana akhlakmu terhadap Sang Khaliq dan para makhluk-Nya.

Dalam penutup hikmahnya, Habib yang lebih suka namnya ditulis singkat A Rahman ini berdoa untuk semua umat terutama pembaca Republika.co.id agar mendapat hidayah.

"Ya Allah beri kami hidayah untuk berakhlak mulia, sesungguhnya tidak ada yang dapat memberi hidayah kepada akhlak mulia kecuali Engkau, seperti yang telah Engkau anugerahkan kepada Rasul kekasih-Mu, Muhammad SAW," katanya. 



Sumber: Republika.co.id
loading...