Pesona Khas Masjid Schwetzingen

Sayangnya, wisatawan tidak bisa mengakses bagian dalamnya,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesona arsitektur Asia juga secara jelas tampil dari bagian luar Masjid Schwetzingen .Warna krem tampak mendominasi, tetapi sentuhan cahaya matahari musim panas menghadirkan balutan warna merah pada sekujur bangunan.

Pengaruh arsitektur Oriental kian jelas ketika pengunjung memasuki bagian tengah bangunan tersebut. Bila memandang ke atas, akan tampak bagian dalam kubah bundar yang dihiasi delapan tirai jendela, sehingga cahaya mentari dapat menerobos masuk, menyinari seisi ruangan.

Pada bagian dalam masjid, tampak penggunaan mozaik marmer yang mempesona pada lantai di ruang tengah. Bagian langit-langit masjid juga dihiasi ornamen dari bahan plesteran.

Sekilas, tampak perpaduan antara unsur budaya Turki dan Gothic, sehingga memperkuat kesan toleransi dan kesalingpahaman. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat ruangan khusus yang mungkin dikhususkan bagi imam masjid.

Keberadaannya mengindikasikan bahwa bangunan ini pernah difungsikan sebagai rumah ibadah, kendati tidak ada keterangan yang pasti terkait hal itu.

Pada permukaan dinding interior Mas jid Schwetzingen terdapat hiasan kaligrafi yang memuat kutipan ayat suci Alquran. Di bawahnya terdapat terjemahan berbahasa Turki yang ditulis dengan aksara Latin.

Seperti halnya bangunan masjid pada umumnya di masa Turki Uts mani, Masjid Schwetzingen juga dilengkapi dengan dua buah menara. Menara-menara yang bagaikan pena raksasa itu mengapit kedua sisi bangunan inti.

Sayangnya, wisatawan tidak bisa mengakses bagian dalamnya, apalagi menaiki anak tangga yang menuju ke puncak menara.Pertimbangannya untuk menjaga warisan kebudayaan Jerman abad silam itu dari kerusakan.



Sumber: Republika.co.id
loading...