Kemunafikan Itiqad

KEMUNAFIKAN itiqadi atau keyakinan merupakan kemunafikan yang tersimpan dalam hati. Tidaklah ada yang mengetahuinya melainkan Allah dan dirinya. Ia menampakkan keislamannya di depan orang lain, namun ia menyembunyikan kekafiran. Inilah perbuatan nifak. Pelakunya jelas munafik.

Perilaku nifak ini misalnya mendustakan Nabi shalallahu alaihi wasallam, membenci seluruh maupun sebagian syariat yang dibawa Rasulullah, tidak senang jika agama Islam memperoleh kemenangan, dan yang semisal. Nifak seperti ini mengeluarkan pelakunya dari Islam.

Orang dengan nifak seperti ini menampakkan keislamannya, namun menyembunyikan kebencian yang luar biasa terhadap Islam dan kaum muslimin di dalam dadanya. Dan kelak ia ada di dasar neraka.

Firman Allah tentang mereka, "Apabila mereka menjumpai orang-orang mukmin, mereka berkata, Kami telah beriman. Namun jika mereka menyendiri beserta dedengkot-dedengkotnya, mereka berkata, Sesungguhnya kami di pihak kalian. Hanya saja kami hendak mengolok-olok kaum mukmin,. Allah akan mengolok-olok mereka dan menelantarkan mereka dalam kedurhakaan, sedangkan mereka dalam keadaan bimbang,". (QS. Al Baqarah: 14-15)

"Apabila orang-orang munafik mendatangimu (Muhammad), mereka akan berkata, Kami bersaksi bahwa sesungguhnya engkaulah utusan Allah". Dan Allah mengetahui bahwa engkau adalah utusan Allah. Dan Allah bersaksi bahwa orang-orang munafik itu pendusta," (QS. Mumtahanah: 1). Yakni Allah Maha Tahu persaksian orang-orang munafik adalah persaksian dusta.

Bukan hanya pada zaman Nabi shalallahu alaihi wasallam, kita juga menyaksikan hingga hari ini betapa banyak orang yang mengaku Islam namun mereka selalu mendukung orang kafir dan propaganda orang kafir. Mereka mengeluarkan pernyataan-pernyataan dukungan dan yang menguntungkan orang kafir, namun menyakitkan kaum muslimin.

Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua. [*]



Sumber: Inilah.com
loading...