Kejadian Besar Dialami Aminah Jelang Kelahiran Rasulullah

Kejadian Besar Dialami Aminah ini diungkap kitab An-Ni'matul Kubra 'Alal 'Alam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Ada sejumlah kejadian luar biasa ketika Aminah binti Wahab mengandung Rasulullah SAW. Salah satu yang dialami ibunda Nabi Muhammad SAW itu adalah mendapat kabar dari Allah SWT bahwa akan lahir dari rahimnya seorang yang paling mulia di muka bumi.

Tentang kejadian-kejadian luar biasa yang dialami Aminah saat mengandung dapat ditemukan dalam kitab An-Ni'matul Kubra 'Alal 'Alam yang ditulis oleh Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al Haitami Ady Syafi'i.

Dalam kitab itu dijelaskan bahwa Aminah mengalami kejadian-kejadian luar biasa saat 12 hari jelang kelahiran Rasulullah. Kejadian-kejadian itu dialami Aminah mulai malam 1-12 Rabi'ul Awwal. An-Ni'matul Kubra 'Alal 'Alam menerangkan Aminah merasakan kedamaian dan ketentraman dalam hatinya ketika mengandung Rasulullah. Ini dialami Aminah ketika tanggal pertama Rabi'ul Awwal. 

Pada malam kedua dan ketiga di bulan itu, Aminah mendapat berita dari Allah SWT, tentang anugerah yang diberikan Allah SWT kepadanya yakni seorang nabi yang paling agung yang akan lahir dari rahimnya. Terkait hal ini juga dituliskan Ibnu Hisyam dalam Sirah Nabawiyah bahwa malaikat mendatangi Aminah dan memberitahu bahwa dirinya sedang mengandung seorang pemimpin umat.

Malaikat pun menyuruh Aminah agar  ketika bayi itu lahir untuk berdoa memohon agar bayi itu dilindungi Allah dari tiap kejahatan dan orang-orang yang hasud. Malaikat pun menyuruh Aminah untuk menamai bayi itu dengan nama Muhammad. 

Selanjutnya An-Ni'matul Kubra 'Alal 'Alam menerangkan pada malam keempat Aminah mendengar jelas suara dzikir Malaikat. Sehari setelahnya yakni pada malam kelima Rabi'ul Awwal, Aminah bermimpi bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s. Dalam mimpinya itu, Nabi Ibrahim berkata agar Aminah berbahagia karena mengandung Nabi Muhammad.

Pada malam keenam, Aminah menyaksikan cahaya memenuhi alam semesta hingga tak ada kegelapan. Sehari setelahnya, ia menyaksikan malaikat beramai-ramai mendatangi rumahnya menyampaikan kabar gembira bahwa waktu kelahiran Rasulullah semakin dekat. 

Memasuki malam kedelapan Rabi'ul Awwal, Aminah mendengar berita tentang seruan pada seluruh alam semesta agar berbahagia karena kelahiran nabi semakin dekat. Pada sembilan Rabi'ul Awwal, Aminah merasakan  lebih tenang dan damai. Tak ada sedikitpun rasa susah dan kekhawatiran menyelimutinya.

Di malam kesepuluh, Aminah melihat tanah Mina dan Khaif turut bergembira menyambut kelahiran Rasulullah. Begitupun pada malam kesebelas, ia melihat penghuni-penghuni lahir begitu senang menhambut detik-detik kelahiran nabi. 

Pada malam 12 Rabi'ul Awwal, Aminah melihat langit begitu cerah tanpa terhalang mendung sedikit pun. Ketika itu, Aminah menangis karena pada malam itu ia seorang diri di rumah. Sementara Abdul Muthalib yakni kakek Rasulullah sedang bermunajat di Ka'bah menanti kelahiran bayi yang mulia.

Tetapi saat itu juga, Allah SWT mengutus empat orang perempuan paling utama untuk menemani proses kelahiran. Keempat perempuan itu yakni Hawa istri dari Nabi Adam a.s., Sarah istri Nabi Ibrahim a.s, Aisyah binti Muzahim dan Maryam binti Imran. 



Sumber: Republika.co.id
loading...