Syair : Bunga Sepi

Gerimis pun memahat-mahat kaca
jendela. Dan di luar pintu
kita masih setia menunggu
musim tak lalu!

Bunga-bunga. Aromanya mengeras
di atas lanyai bumi
Dan kematian selalu memanggil-manggil
usia! dari balik jendela
nestapa. Mengelupas kita dalam dingin menggigil

Betapa pahit dosa dan cinta
di mulut kita
yang dikunyah: darah
Di jendela tinggal matahari.
Berahi dan bunga sepi.

[Korrie Layun Rampan]



Sumber: Inilah.com
loading...