Allah Bersama Orang yang Berzikir

Bahkan Rasullulah menyebut orang yang berzikir sebagai orang yang menang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati pergantian tahun akan jauh lebih bermakna jika diisi dengan hal-hal yang lebih positif, seperti bermuhasabah dan berzikir kepada Allah SWT. Bermuhasabah juga bisa berarti mengevaluasi segala amal perbuatan yang telah dilakukan dalam setahun penuh seraya meminta ampunan dari dosa-dosa yang telah dilakukan, serta memohon kekuatan dan bimbingan kepada Allah SWT agar kehidupan di tahun berikutnya menjadi lebih baik.

Allah SWT sangat menyenangi orang-orang berzikir. Allah akan bersama dengan hambanya yang selalu mengingat-Nya. Ini sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Nabi SAW yang bisa ditemukan dalam Syarh Shahih Muslim nomor 2675 melalui jalur Qutaibah bin Sa'id hingga Abdurrahman bin Shakhr atau Abu Hurairah.

Dalam hadits itu Nabi bersabda, Allah berfirman, "Aku sesuai prasangka hamba kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang, maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari."

Redaksi hadits serupa juga dapat ditemukan di Sahih Bukhari dalam Fathul Bari nomor 7405. Sangat beruntung bagi orang-orang yang berzikir karena Allah SWT akan senantiasa mengingat dan mengasihi orang tersebut.

Bahkan Rasullulah menyebut orang yang berzikir sebagai orang yang menang. Seperti dapat ditemukan dalam hadits riwayat Muslim di mana ketika Rasulullah pergi ke Mekkah dan melewati sebuah gunung yang bernama Jumdan. Kemudian Rasulullah bersabda, "Ayo jalanlah, Inilah Jumdan. Telah menang para mufarridun," Lalu para sahabat pun bertanya tentang apa yang dimaksud dengan mufarridun itu. Rasulullah pun menjawab mufarridun adalah  orang-orang (laki-laki/perempuan) yang banyak berzikir kepada Allah."

Karena itu tak ada salahnya kita mengisi pergantian tahun dengan memperbanyak berzikir, baik sendiri maupun berjamaah. Jika Anda ingin mengisi pergantian tahun 2019 dengan berzikir secara berjamaah, Anda bisa datang ke Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sore nanti untuk mengikuti Dzikir Nasional Republika 2019.



Sumber: Republika.co.id
loading...